Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Sistem Penjaminan Mutu

Pengertian dan
 
Konsep Penjaminan Mutu
Penjaminan Mutu à proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga konsumen, produsen dan pihak lain yang berkepentingan memperoleh kepuasan.
Organisasi dinyatakan bemutu atau berkualitas apabila:
1.Organisasi  mampu menetapkan dan mewujudkan visinya melalui pelaksanaan misinya.
2.Organisasi mampu memenuhi kebutuhan stakeholder.
 contoh:
Standar pelayanan mutu untuk pemda adalah International Workshop Agreement  4-----à
  (menerapkan 8 prinsip manejemen mutu ; Jembrana,Sragen )
Pentingnya sistem penjaminan mutu
Karena adanya ISO 9000 yang diadopsi oleh Indonesia untuk memb uat eksistensi organisasi khususnya pemda yang sudah melakukan otonomi daerah/desentralisasi dalam kerjasama global
Tujuan Penjaminan Mutu
Memelihara dan meningkatkan kualitas organisasi  secara berkelanjutan (continuous improvement)
 
Sejarah Organisasi International untuk Standardisasi (ISO) 9000 seri yang diadopsi langsung dari ISO 9001-2000
ISO adalah federasi dunia badan-badan standar nasional (badan anggota ISO).
Pekerjaan penyiapan Standar dilakukan melalui komite teknik ISO yang anggotanya  berasal dari tiap badan standar nasional yang berminat pada suatu subjek turut serta juga Organisasi International pemerintah dan non pemerintah.
Pada mulanya ISO bekerja sama erat dengan Komisi Elektronik International (IEC) dalam semua masalah standardisasi elektronik.
Konsep standar yang diadop oleh komite teknik diedarkan ke badan anggota untuk pemungutan suara. Penerbitan sebagai Standar Internasional menghendaki persetujuan oleh sekurang-kurangnya 75 % dari badan anggota yang memberikan suara
Standar ISO 9001 dipersiapkan oleh Komite Teknik/TC 176, Manajemen Mutu dan Pemastian Mutu, Sistem Mutu
Edisi ketiga 9001 membatalkan dan menggantikan edisi kedua (ISO 9001 : 1994) bersama ISO 9002 : 1994 dan ISO 9003 : 1994
What is ISO…?
International Organization for Standardization
An International institution that has National Standard Organization Members for more than 160 countries.
The Secretariat is in Jenewa, Swiss.
To provide and promote international Standar for what the market wants.


ISO 9001 : 2000
Standard
Sistem Manajemen Mutu

Merupakan standard yang paling populer :
ØDiterima di 161 negara (Desember 2005)
ØJumlah sertifikat 776.698 (Desember 2005)
Basic Implementation
Philosophy ISO 9000
Tulis apa yang dikerjakan
Kerjakan apa yang ditulis
Periksa dan tinjau
Tingkatkan terus menerus
Rincian Aktivitas dalam
 
Implementasi ISO
1.Initial Step, yaitu penetapan :
a. SK. Tim ISO
b. Penetapan Scope Unit Kerja yang masuk ISO
2.Consultancy, meliputi aktivitas :
a.Kick of Meeting
b.Diagnostic Assesment
c. Business Process mapping
d.ISO Training Series : - Awareness & Documentation
e.ISO Document & System Design (manual, Prosedur, Work Intruction, Form)
f. Penetapan Tanggal Pengesahan Dokumen
g. Implementasi Sistem ISO (001 : 2000
h. Audit Internal
i.  Review Hasil Audit, Tindakan Koreksi, dan Pencegahan
j.  Pre- Assesment pre certification
3. Certification, meliputi :
a.Desk/ Adequacy Audit
b.Compliancy/ Certification Audit.
Kendala Implementasi ISO 9000
Komitmen dan Partisipasi
Budaya Organisasi
Sumber Daya
Teknologi
Biaya
Standar Nasional Indonesia (SNI)
SNI 19-9001-2001 merupakan sistem manajemen mutuPersyaratan yang disusun dengan menterjemahkan seluruh isi materi dalam  dokumen standar ISO 9001:2000, Quality Management Systems – Requirements ke dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian SNI mengadopsi secara keseluruhan daari Standar International tersebut.
SNI dirumuskan melalui mekanisme rapat konsensus yang diselenggarakan tanggal 22 dan 23 Mei 2001 di Jakarta dengan dihadiri oleh perwakilan dari instansi pemerintah, produsen, konsumen, dan cendikia yang berkaitan dengan materi standar ini.
SNI dapat dipakai oleh pihak intern dan ekstern, termasuk badan sertifikasi, untuk menilai kemampuan organisasi dalam memenuhi persyaratan pelanggan,
    peraturan, atau organisasi sendiri.
Pendekatan Proses dalam SNI
SNI menyarankan adopsi pendekatan proses saat menyusun, mengimplementasikan, dan memperbaiki keefektifan sistem manajemen mutu, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memenuhi persyaratan pelanggan.
Suatu organisasi untuk berfungsi efektif harus mengetahui dan mengelola sejumlah kegiatan yang saling berhubungan. Suatu kegiatan yang memakai sumber daya  dan dikelola untuk memungkinkan transformasi masukan menjadi keluaran, dapat dianggap sebagai suatu proses.
Aplikasi suatu sistem proses dalam sebuah organisasi, bersama identifikasi dan interaksi proses- proses tersebut  serta pengelolaanya dinamakan pendekatan proses.
Keunggulan pendekatan proses adalah kendali terus menerus yang diberikannya terhadap hubungan antara proses-proses secara individu yang ada dalam sistem proses, maupun kombinasi dan interaksi diantara proses.-proses tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar: